Kelor & Manfaatnya


Sumber Gambar :  Daun Kelor)

Sumber Gambar : Daun Kelor


2 hari lalu salah seorang teman di facebook men-share sebuah berita yang dimuat di Pos Kupang (baca di sini) tentang daun kelor yang bergizi tinggi. Lantas saya jadi penasaran dan menelusurinya. Saya membaca terus ke bawah dan baru menemukan inti dari artikel ini di paragraf terakhirnya. “Kalau sudah diolah menjadi bubuk, kandungan gizi pada kelor meningkat menjadi 15 kali pisang, 10 kali wortel, 25 kali bayam, ½ jeruk, 17 kali susu, dan sembilan kali yogurt”, narasumbernya berpendapat demikian yang dikutip oleh si penulis dalam portal artikel berita kesehatan. Lebih lanjut tentang kandungan yang ada pada kelor bisa membaca Manfaat Daun Kelor dan Kandungan Nutrisi Menakjubkan dan Kandungan Daun Kelor.

Menarik karena di kampung daun ini seolah disepelehkan. Buktinya tanaman ini tumbuh secara alami di kebun dan bukan karena niat untuk budidaya. Banyak masyarakat juga yang belum tahu tentang khasiatnya. Tentunya karena faktor pendidikan maka pengetahuan kurang tentang manfaat daun kelor. Tingkat pengetahuan yang rendah sangat berpengaruh dalam memahami setiap botanikal yang ada di sekitar.

Saya masih penasaran dengan berita ini dan mencoba mencari lagi sumber lain yang membahas secara mendalam tentang fungsi daun kelor. Kalau pepatah sih mengatakan, ‘Dunia tak selebar daun kelor’. Daun kelor memang kecil-kecil sehingga disebutkan dalam peribahasa, tetapi pada kenyataannya daun-daunnya yang kecil ini justru memberikan banyak sekali manfaat untuk kesehatan manusia. Bukan hanya daun, akan tetepi semua unsurnya seperti akar, batang, kulit dan biji kelor semuanya bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Daun kelor bisa digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Daun ini dipercaya bisa menyembuhkan kanker yang mana khasiat daun ini menjinakkan sel-sel kanker. Daun ini memiliki anti oksidan yang sangat tinggi yang bisa memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

Selain daunnya, batang dan bijinya bisa menjadi alternatif pengobatan untuk masalah pencernaan. Bisa menyembuhan reumatik, asam urat, artritis. Manfaat akarnya bisa berkhasiat untuk memperkuat karang gigi, meredakan flu, demam, asma, berkhasiat menguatkan jantung, menyembuhkan rematik, bengkak kaki (edema), epilepsi, sakit kepala, afrodisiak, menjaga kesehatan organ reproduksi, penyegar kulit, mengobati penyakit ginjal, dan pembesaran hati (hepatamegali).

Sadar akan manfaat yang luar biasa dari kelor ini maka beberapa pakar kesehatan tradisional bahkan telah menyulapnya menjadi beberapa produk kesehatan seperti kapsul, tepung kelor dan teh daun kelor. Produk-produk ini tentu lebih praktis dan pas dengan model kehidupan orang-orang yang tinggal di kota besar. Mereka tak perlu susah-susah mencari tanaman kelor ini karena di kota mana ada tanah untuk menanam 🙂 . Praktis mereka bisa mendapatka khasiat kelor dalam bentuk produk-produk kecil yang bisa didapatkan pada produsen yang menyediakan produk ini.

Mereka yang tinggal di daerah pedesaan, tentu pengetahuan akan kelor ini sangat penting dan bermanfaat. Apa yang sudah ditulis dalam berita Pos Kupang tentang kelor yang bergizi tinggi ini bisa menjadi informasi menarik yang menggugah masyarakat luas untuk menjadikan kelor sebagai alternatif untuk pengobatan. Dan bentuk dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah akan lebih menyadarkan masyarakat akan pentingnya botanikal dalam kehidupan kita untuk menjaga kesehatan, contohnya pemeliharaan terhadap tanaman kelor.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s